FENOMENA EKARISTI DALAM KEHIDUPAN PARA KUDUS
"Tidak ada lidah yang mampu mengucapkan kebenaran cinta Yesus kepada setiap jiwa, agar ketidakhadiran-Nya tidak merupakan kesempatan untuk melupakan-Nya, maka sebelum meninggalkan dunia ini Ia memberikan Sakramen Mahakudus kepada Gereja, mempelai-Nya. Ia tinggal dalam Sakramen ini, agar di antara Dia dan Gereja tidak terdapat ikatan lain kecuali diri-Nya sendiri sebagai kenangan yang hidup akan Dia"
St. Petrus dari Alcantara
"Tak satupun perbuatan Penyelamat kita yang mampu menunjukkan cinta dan kelembutan-Nya secara lebih besar daripada Sakramen Mahakudus dimana Ia mengosongkan diri dan merendahkan diri-Nya menjadi makanan untuk meresapi jiwa kita dan menyatukan diri-Nya dengan hati orang orang beriman"
St. Fransiskus dari Asisi
"Satu hal yang pasti ialah bahwa ibadah yang paling menyenangkan Allah, disamping Komuni Kudus, adalah kunjungan setiap hari kepada Tuhan kita Yesus Kristus dalam Sakramen Mahakudus di altar. Ketahuilah bahwa seperempat jam di depan Yesus dalam Sakramen Mahakudus, engkau akan mendapatkan lebih banyak daripada segala perbuatan baik yang kau lakukan pada hari itu"
St. Alfonsus de Liguori |